Apa Itu DOOH? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Apa Itu DOOH Pengertian Jenis dan Fungsinya

Pernah melihat layar digital berukuran besar di jalan, pusat perbelanjaan, bandara, atau stasiun yang menampilkan iklan secara bergantian? Media tersebut merupakan salah satu bentuk DOOH yang kini semakin banyak digunakan brand untuk menjangkau audiens di ruang publik. Lalu, apa itu DOOH dan apa yang membedakannya dari media OOH konvensional? 

Secara sederhana, DOOH memanfaatkan teknologi digital untuk membuat komunikasi di ruang publik menjadi lebih dinamis dan fleksibel. Tentu, fungsinya tidak hanya sebatas itu saja. Pejalari selengkapnya di bawah ini!

Apa Itu DOOH?

DOOH adalah singkatan dari Digital Out of Home, yaitu media periklanan digital yang ditempatkan di luar rumah dan menjangkau audiens ketika mereka sedang beraktivitas.

DOOH merupakan perkembangan dari Out of Home atau OOH Advertising. Jika media OOH konvensional biasanya menggunakan materi visual statis, DOOH menggunakan layar digital untuk menampilkan gambar, video, animasi, maupun beberapa materi iklan secara bergantian.

Karena menggunakan teknologi digital, materi iklan juga dapat diperbarui tanpa harus mengganti media fisik secara keseluruhan.

Apa Bedanya DOOH dan OOH?

Perbedaan utama OOH dan DOOH terletak pada teknologi yang digunakan untuk menampilkan materi iklan.

Media OOH konvensional seperti billboard dan baliho umumnya menggunakan visual statis yang dipasang dalam periode tertentu. Sementara itu, DOOH menggunakan layar digital sehingga konten dapat ditampilkan secara dinamis dan diganti sesuai kebutuhan campaign.

Meski berbeda dari sisi teknologi, keduanya memiliki tujuan yang serupa, yaitu menjangkau audiens ketika mereka berada di luar rumah.

Pemilihan antara OOH konvensional dan DOOH sebaiknya tetap disesuaikan dengan tujuan campaign, karakter audiens, lokasi, hingga pesan yang ingin disampaikan brand.

Jenis-Jenis Media DOOH

Jenis-Jenis Media DOOH

DOOH dapat hadir dalam berbagai bentuk tergantung lokasi, ukuran layar, dan bagaimana audiens berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.

1. Videotron dan Digital Billboard

Videotron dan digital billboard merupakan bentuk media DOOH yang mudah ditemukan di kawasan dengan mobilitas tinggi.

Media ini biasanya menggunakan layar LED berukuran besar untuk menampilkan gambar bergerak, animasi, maupun video singkat yang dapat terlihat dari jarak tertentu.

2. Digital Signage

Digital signage menggunakan layar digital untuk menyampaikan informasi, promosi, maupun komunikasi brand.

Media ini banyak ditemukan di pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hotel, restoran, hingga berbagai ruang publik lainnya. Namun, tidak semua digital signage otomatis termasuk DOOH. Digital signage menjadi bagian dari DOOH ketika digunakan sebagai media periklanan untuk menjangkau audiens di luar rumah.

3. Media Digital di Transportasi Publik

Lingkungan transportasi publik juga menjadi salah satu ruang bagi media DOOH.

Layar digital dapat ditempatkan di stasiun, halte, bandara, terminal, maupun area transportasi lainnya. Karakter audiens dan waktu yang mereka habiskan di lokasi tersebut memberikan peluang bagi brand untuk menyampaikan pesan selama perjalanan.

4. Media Digital di Pusat Perbelanjaan

Mall dan pusat perbelanjaan memiliki berbagai titik yang dapat dimanfaatkan sebagai media DOOH, mulai dari layar digital di area masuk hingga layar yang berada di tengah aktivitas pengunjung.

Lingkungan ini memungkinkan brand hadir lebih dekat dengan audiens ketika mereka sedang berbelanja, makan, atau menikmati hiburan.

Apa Fungsi DOOH untuk Brand?

Penggunaan teknologi digital membuat DOOH tidak hanya berfungsi sebagai media untuk menampilkan iklan. Brand dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari strategi komunikasi yang lebih luas.

1. Membangun Brand Awareness

Ukuran layar, visual bergerak, dan penempatan di lokasi strategis dapat membantu brand mendapatkan perhatian di tengah aktivitas audiens.

Exposure yang terjadi secara berulang juga dapat membantu memperkuat pengenalan terhadap brand maupun campaign.

2. Menjangkau Audiens di Ruang Publik

DOOH hadir di tempat audiens menjalani aktivitas sehari hari, mulai dari perjalanan menuju kantor, menggunakan transportasi publik, hingga mengunjungi pusat perbelanjaan.

Hal ini memberikan kesempatan bagi brand untuk menjangkau audiens di luar layar smartphone atau komputer mereka.

3. Menampilkan Konten dengan Lebih Fleksibel

Salah satu keunggulan media DOOH adalah fleksibilitas kontennya.

Materi dapat diperbarui tanpa harus mengganti media fisik seperti pada billboard konvensional. Dalam kondisi tertentu, brand juga dapat menyesuaikan materi berdasarkan jadwal atau kebutuhan campaign.

4. Membuat Komunikasi Lebih Menarik

DOOH memungkinkan penggunaan video, animasi, dan perubahan visual untuk membuat pesan lebih dinamis.

Namun, visual yang menarik tetap perlu didukung pesan yang sederhana dan mudah dipahami. Audiens sering kali hanya memiliki beberapa detik untuk melihat iklan ketika sedang bergerak.

5. Mendukung Campaign Digital

DOOH juga dapat digunakan bersama channel digital lainnya untuk membangun komunikasi yang lebih terintegrasi.

Brand dapat menggunakan DOOH untuk membangun awareness di ruang publik, kemudian memperkuat pesan melalui media sosial, search advertising, maupun channel digital lainnya.

Baca Juga: 5 Cara Memilih Lokasi Billboard yang Tepat, Tak Harus di Jalan Ramai!

Apa Bedanya DOOH dan Digital Signage?

DOOH dan digital signage sering dianggap sebagai istilah yang sama karena keduanya menggunakan layar digital. Padahal, cakupannya berbeda.

Digital signage merupakan teknologi layar digital yang digunakan untuk menyampaikan berbagai jenis informasi. Penggunaannya tidak selalu untuk periklanan, misalnya layar informasi di dalam kantor atau menu digital di restoran.

Sementara itu, DOOH lebih spesifik mengacu pada penggunaan media digital untuk menjangkau audiens di luar rumah sebagai bagian dari aktivitas advertising.

Artinya, digital signage dapat menjadi bagian dari DOOH, tetapi tidak semua digital signage merupakan media DOOH.

Kapan Brand Sebaiknya Menggunakan DOOH?

DOOH dapat dipertimbangkan ketika brand membutuhkan media yang mampu menjangkau audiens di ruang publik sekaligus memberikan fleksibilitas dalam penyampaian konten.

Namun, penggunaan DOOH tidak otomatis membuat sebuah campaign lebih efektif. Brand tetap perlu mempertimbangkan target audiens, lokasi media, pola mobilitas, durasi campaign, hingga pesan yang ingin disampaikan.

Media dengan layar besar dan traffic tinggi belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila audiens yang melewati lokasi tersebut tidak sesuai dengan target campaign.

Karena itu, pemilihan media DOOH sebaiknya menjadi bagian dari perencanaan campaign secara keseluruhan. Bagaimanapun, OOH Media Planning membantu brand menentukan media, area, durasi, dan kebutuhan campaign sebelum iklan ditayangkan.

Kesimpulan

DOOH adalah Digital Out of Home, yaitu media periklanan digital yang digunakan untuk menjangkau audiens ketika mereka sedang berada di luar rumah. Bentuknya dapat berupa videotron, digital billboard, digital signage, hingga berbagai layar digital di lingkungan transportasi dan pusat perbelanjaan.

Fleksibilitas konten, kemampuan menampilkan visual dinamis, dan kehadirannya di tengah aktivitas audiens membuat DOOH menjadi salah satu pilihan bagi brand dalam menjalankan campaign OOH. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kesesuaian antara media, lokasi, audiens, dan tujuan campaign. 

Ingin memulai campaign DOOH di titik yang strategis dan sesuai kebutuhan brand Anda? Langsung saja klik hubungi Warna Warni Media dan segera mulai perencanaan campaign DOOH sekarang juga!

Hubungi Team Kami

Dapatkan informasi tentang lokasi, penawaran spesial, strategi pemasangan billboard terbaik untuk mengembangkan bisnis anda ke level tertinggi. Isi form dibawah ini agar kami dapat membantu bisnis anda secepatnya.
Translate »