Apa itu impression dalam OOH? Jika Anda pernah melihat laporan campaign billboard atau videotron, istilah ini biasanya muncul sebagai salah satu metrik untuk melihat potensi eksposur sebuah iklan.
Sederhananya, impression menunjukkan seberapa banyak kesempatan sebuah iklan untuk dilihat oleh audiens dalam periode tertentu. Namun, angka impression bukan berarti jumlah orang yang benar benar melihat atau memperhatikan iklan.
Lantas, bagaimana impression digunakan dalam OOH dan apa saja yang memengaruhinya? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Cara Mengukur Efektivitas Billboard, Dari Impression hingga Conversion
Apa Itu Impression dalam OOH?
Impression dalam OOH adalah jumlah kesempatan sebuah iklan mendapatkan eksposur dari audiens dalam periode tertentu.
Pada billboard, misalnya, setiap kendaraan atau orang yang melewati area media menciptakan peluang bagi iklan untuk mendapatkan eksposur. Semakin besar potensi traffic di sekitar media, semakin besar pula peluang impression yang dihasilkan.
Namun, impression lebih tepat dipahami sebagai potensi eksposur, bukan jumlah pasti orang yang melihat iklan.
Seseorang bisa saja melewati billboard tanpa memperhatikan pesan karena berbagai faktor, seperti kondisi lalu lintas, arah pandang, posisi media, atau kondisi lingkungan sekitar.
Bagaimana Impression dalam OOH Dihitung?


Perhitungan impression dapat menggunakan data traffic dan berbagai faktor lain yang berkaitan dengan potensi eksposur sebuah media.
Secara sederhana, semakin tinggi traffic dan semakin lama sebuah campaign berjalan, semakin besar pula peluang media menghasilkan impression.
Namun, tidak ada satu rumus yang berlaku untuk seluruh media OOH. Perhitungannya dapat berbeda berdasarkan jenis media, lokasi, sumber data, serta metode pengukuran yang digunakan.
Karena itu, angka impression sebaiknya selalu dilihat bersama konteks media yang diukur.
Apa Saja yang Memengaruhi Impression?
Beberapa faktor dapat memengaruhi besarnya potensi impression sebuah media OOH.
Traffic
Semakin banyak kendaraan atau orang yang melewati area media, semakin besar peluang iklan mendapatkan eksposur.
Namun, jumlah traffic bukan satu satunya pertimbangan. Pola perjalanan dan karakter traffic juga dapat memengaruhi potensi eksposur.
Lokasi dan Visibility
Posisi media menentukan seberapa mudah iklan terlihat oleh audiens. Sudut pandang, jarak pandang, arah kendaraan, serta kondisi sekitar dapat memengaruhi kesempatan sebuah iklan mendapatkan eksposur.
Durasi Campaign
Semakin lama iklan ditayangkan, semakin banyak kesempatan audiens untuk terpapar pesan yang sama.
Karena itu, durasi campaign turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika membaca potensi impression.
Karakter Audiens
Impression akan lebih bermakna ketika eksposur berasal dari audiens yang sesuai dengan target brand.
Sebuah lokasi dengan traffic tinggi belum tentu menjadi pilihan paling relevan jika sebagian besar audiensnya tidak sesuai dengan target campaign.
Baca Juga: Cara Memilih Lokasi Billboard yang Tepat
Apakah Impression Sama dengan Reach?


Jawabannya adalah tidak. Impression menunjukkan total kesempatan eksposur, sedangkan reach menunjukkan jumlah audiens unik yang berpotensi terjangkau.
Satu orang yang melewati billboard yang sama beberapa kali dapat menghasilkan beberapa kesempatan eksposur. Sementara dalam reach, orang tersebut tetap dihitung sebagai satu audiens.
Karena itu, impression dan reach memiliki fungsi yang berbeda dalam membaca potensi jangkauan sebuah campaign OOH.
Apakah Impression Tinggi Berarti Campaign Berhasil?
Jawabannya, belum tentu. Impression yang tinggi menunjukkan besarnya potensi eksposur, tetapi belum menjelaskan apakah eksposur tersebut berasal dari audiens yang tepat atau apakah pesan berhasil mendorong respons.
Karena itu, impression sebaiknya digunakan sebagai salah satu indikator dan dibaca bersama data lain yang sesuai dengan tujuan campaign.
Angka besar memang menarik, tetapi eksposur yang relevan jauh lebih berarti daripada sekadar angka yang tinggi.
Kesimpulan
Impression dalam OOH adalah ukuran yang menggambarkan potensi kesempatan sebuah iklan untuk mendapatkan eksposur dari audiens dalam periode tertentu.
Traffic, lokasi, visibility, durasi campaign, dan karakter audiens dapat memengaruhi besarnya impression. Namun, impression bukan jumlah pasti orang yang melihat iklan dan tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan keberhasilan campaign.
Dengan memahami cara membaca impression, brand dapat melihat potensi eksposur sebuah media secara lebih tepat sebelum mengambil keputusan OOH.
Ingin mengetahui potensi eksposur dari titik OOH yang sesuai dengan target campaign? Klik hubungi Warna Warni Media untuk menemukan media dan lokasi yang tepat untuk brand Anda.
