Billboard untuk Awareness vs Conversion, Mana yang Lebih Tepat?

Billboard untuk Awareness vs Conversion, Mana yang Lebih Tepat?

Tidak sedikit brand yang masih bingung menentukan tujuan penggunaan billboard dalam sebuah campaign. Apakah billboard untuk awareness lebih tepat agar brand semakin dikenal, atau billboard untuk conversion yang diarahkan untuk mendorong audiens melakukan tindakan tertentu?

Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk mencapai tujuan campaign, tetapi pendekatan yang dibutuhkan berbeda. Mulai dari pesan yang disampaikan, visual yang digunakan, hingga pemilihan lokasi billboard perlu disesuaikan dengan hasil yang ingin dicapai.

Lalu, apa perbedaan billboard untuk awareness dan conversion? Dan mana yang lebih tepat untuk mendukung campaign yang akan berjalan? Cek penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Billboard Terlalu Ramai Justru Sulit Diingat, Kenapa?

Billboard untuk Awareness

Billboard untuk awareness digunakan ketika tujuan utama campaign adalah meningkatkan pengenalan dan ingatan terhadap brand. Fokusnya bukan membuat audiens langsung membeli, tetapi memastikan brand hadir dan terlihat di tengah aktivitas mereka sehari-hari.

Pendekatan ini cocok untuk brand yang sedang memperkenalkan produk baru, melakukan launching, memperkuat positioning, atau ingin menjaga eksistensi di pasar.

Karena tujuan utamanya adalah exposure, lokasi dengan tingkat visibilitas dan traffic yang tinggi menjadi salah satu pertimbangan penting. Semakin relevan audiens yang melihat campaign, semakin besar peluang brand mendapatkan perhatian secara berulang.

Seperti Apa Billboard untuk Awareness?

Pesan billboard awareness biasanya dibuat sederhana. Nama brand, visual utama, tagline, atau pesan campaign menjadi elemen yang paling menonjol.

Audiens tidak perlu membaca banyak informasi untuk memahami siapa brand yang sedang berkomunikasi. Justru semakin cepat pesan dapat ditangkap, semakin baik.

Hal ini juga berkaitan dengan desain. Billboard yang terlalu penuh dengan tulisan atau informasi dapat membuat pesan utama sulit diterima dalam waktu singkat.

Kapan Billboard Awareness Lebih Relevan?

Billboard untuk brand awareness dapat dipertimbangkan ketika campaign memiliki tujuan, seperti:

Untuk tujuan seperti ini, keberadaan brand di ruang publik menjadi bagian penting dari strategi komunikasi.

Baca Juga: Efek OOH terhadap Brand: Apa Saja?

Billboard untuk Conversion

Billboard untuk Conversion

Berbeda dengan awareness, billboard untuk conversion memiliki tujuan yang lebih dekat dengan tindakan. Audiens tidak hanya diharapkan mengenali brand, tetapi juga melakukan sesuatu setelah melihat iklan.

Tindakan tersebut bisa bermacam-macam. Misalnya mengunjungi outlet, menggunakan kode promo, membuka website, memindai QR code, menghubungi bisnis, atau mencari informasi lebih lanjut mengenai produk.

Karena ada tindakan yang ingin didorong, pesan campaign biasanya dibuat lebih langsung.

Seperti Apa Billboard untuk Conversion?

Billboard conversion membutuhkan pesan yang mudah dipahami dan memiliki arahan yang jelas. Audiens perlu mengetahui apa yang harus dilakukan setelah melihat iklan.

Misalnya, sebuah restoran dapat menampilkan promo tertentu beserta lokasi outlet. Brand retail dapat mengarahkan audiens ke toko terdekat. Sementara campaign digital dapat menggunakan QR code untuk menghubungkan audiens dari media OOH ke halaman tertentu.

Namun, bukan berarti billboard harus dipenuhi informasi. Justru pesan conversion tetap perlu dibuat singkat agar call to action dapat ditangkap dengan cepat.

Lokasi Menjadi Semakin Penting

Untuk campaign conversion, lokasi dapat memiliki peran yang lebih spesifik. 

Misal, tujuannya adalah untuk mendorong kunjungan ke outlet, maka media OOH yang berada tidak terlalu jauh dari lokasi bisnis dapat menjadi pilihan yang relevan. Audiens yang baru saja melihat iklan memiliki kemungkinan lebih mudah mengambil tindakan karena jaraknya masih dekat.

Artinya, campaign conversion tidak selalu membutuhkan titik dengan traffic paling tinggi. Yang lebih penting adalah apakah audiens di titik tersebut relevan dengan tindakan yang ingin didorong.

Baca Juga: Cara Mengukur Efektivitas Billboard, Dari Impression hingga Conversion

Awareness vs Conversion, Apa Perbedaannya?

Billboard untuk awareness dan conversion memiliki perbedaan utama pada tujuan campaign serta respons yang diharapkan dari audiens.

Pada campaign awareness, brand ingin membangun pengenalan dan ingatan. Karena itu, pesan biasanya lebih fokus pada identitas brand, visual, dan exposure. Lokasi dengan jangkauan serta visibilitas tinggi dapat menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, campaign conversion memiliki tujuan yang lebih spesifik. Ada tindakan yang ingin dilakukan audiens setelah melihat iklan. Karena itu, pesan perlu memiliki CTA yang jelas dan lokasi media dapat dipilih berdasarkan kedekatannya dengan tindakan tersebut.

Meski begitu, awareness dan conversion tidak harus berjalan secara terpisah. Keduanya dapat menjadi bagian dari satu perjalanan campaign.

Mana yang Lebih Tepat untuk Campaign?

Tidak ada satu pendekatan yang selalu lebih baik. Pilihannya kembali pada posisi campaign dalam perjalanan audiens.

Jika brand baru ingin dikenal, awareness dapat menjadi prioritas. Jika brand sudah memiliki awareness dan ingin mendorong tindakan tertentu, campaign conversion dapat menjadi lebih relevan. Dalam beberapa campaign, keduanya bahkan dapat berjalan bersamaan.

Misalnya, sebuah brand meluncurkan produk baru. Billboard dengan visual besar dan pesan sederhana dapat digunakan untuk memperkenalkan produk. Setelah audiens mulai mengenal produk tersebut, campaign berikutnya dapat menggunakan pesan yang lebih spesifik untuk mengarahkan mereka ke toko, website, atau promo.

Dengan begitu, OOH tidak hanya berfungsi sebagai media untuk membuat brand terlihat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari perjalanan audiens dari mengenal hingga melakukan tindakan.

Baca Juga: 8 Cara Menentukan Media OOH Berdasarkan Tujuan Campaign

Kesimpulan

Billboard untuk awareness dan conversion memiliki tujuan yang berbeda. Awareness berfokus pada bagaimana brand dapat dilihat, sedangkan conversion lebih menekankan tindakan yang ingin dilakukan audiens setelah melihat iklan.

Karena itu, menentukan mana yang lebih tepat bukan soal memilih awareness atau conversion. Hal ini lebih kepada melihat apa yang ingin dicapai campaign. Mulai dari tujuan, target audiens, pesan, hingga lokasi media perlu disesuaikan agar billboard dapat menjalankan fungsi yang memang dibutuhkan brand.

Tidak ingin salah langkah dalam menentukan campaign OOH? Ingin membangun membangun awareness atau mendorong conversion melalui billboard di titik strategis? Klik hubungi Warna Warni Media sekarang juga, dan dapatkan penawaran terbaik dari tim kami!

Hubungi Team Kami

Dapatkan informasi tentang lokasi, penawaran spesial, strategi pemasangan billboard terbaik untuk mengembangkan bisnis anda ke level tertinggi. Isi form dibawah ini agar kami dapat membantu bisnis anda secepatnya.
Translate ยป