Menentukan target audiens OOH menjadi langkah penting sebelum memilih media dan lokasi iklan. Campaign bisa saja hadir di titik dengan traffic tinggi, tetapi belum tentu menjangkau orang yang sesuai dengan target brand.
Target audiens juga tidak cukup ditentukan berdasarkan usia atau jenis kelamin. Aktivitas, gaya hidup, hingga pola mobilitas perlu dipahami agar campaign OOH dapat hadir di tempat yang relevan.
Lantas, bagaimana cara menentukan target audiens untuk campaign OOH agar tepat sasaran?
1. Tentukan Demografi Audiens
Mulai dari karakteristik dasar seperti usia, pekerjaan, tingkat pendapatan, atau tahap kehidupan. Informasi ini membantu brand mempersempit kelompok yang paling relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan.
Namun, demografi sebaiknya menjadi titik awal, bukan satu satunya dasar. Dua orang dengan usia yang sama belum tentu memiliki aktivitas dan pola perjalanan yang sama.
2. Pahami Aktivitas dan Gaya Hidup
Cari tahu bagaimana target audiens menjalani aktivitas sehari hari. Apakah mereka banyak berada di kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, kampus, area hiburan, atau justru memiliki mobilitas tinggi antarwilayah?
Aktivitas tersebut memberikan gambaran tentang lingkungan tempat brand memiliki peluang untuk bertemu dengan audiens.
3. Pelajari Pola Mobilitas Audiens
Dalam campaign OOH, mengetahui ke mana audiens bergerak sama pentingnya dengan mengetahui siapa mereka.
Perhatikan area tempat audiens bekerja, berbelanja, mencari hiburan, hingga rute yang sering digunakan. Pola mobilitas tersebut dapat membantu menemukan titik pertemuan antara perjalanan audiens dan media OOH.
Audiens yang bekerja di pusat kota, misalnya, dapat melewati kawasan dan jalur yang relatif sama secara berulang selama hari kerja.
4. Kenali Kebutuhan dan Perilaku Audiens
Brand perlu memahami apa yang dibutuhkan audiens dan dalam situasi seperti apa produk atau layanan menjadi relevan bagi mereka.
Pemahaman ini dapat membantu menentukan bukan hanya siapa yang ingin dijangkau, tetapi juga konteks yang tepat untuk menyampaikan pesan.
Dengan begitu, campaign tidak sekadar terlihat oleh audiens yang tepat, tetapi hadir ketika pesan memiliki relevansi dengan aktivitas mereka.
5. Tentukan Area yang Relevan dengan Audiens


Setelah profil audiens terbentuk, hubungkan karakter tersebut dengan area tempat mereka banyak beraktivitas.
Profesional dapat banyak ditemukan di kawasan bisnis, traveler di bandara, sedangkan commuter memiliki pola perjalanan tertentu menuju dan dari pusat aktivitas.
Area tersebut kemudian dapat dipersempit berdasarkan traffic, visibility, arah perjalanan, dan karakter lingkungan.
Baca Juga: 5 Cara Memilih Lokasi Billboard yang Tepat, Tak Harus di Jalan Ramai!
6. Pilih Media OOH yang Sesuai
Setiap media memiliki lingkungan dan cara menjangkau audiens yang berbeda.
Billboard, videotron, transit advertising, media di mall, hingga media di bandara dapat dipilih berdasarkan kebiasaan dan mobilitas target audiens.
Karena itu, jangan menentukan media terlebih dahulu lalu mencari siapa yang mungkin melihatnya. Tentukan audiensnya, pahami aktivitasnya, kemudian pilih media yang paling relevan.
7. Sesuaikan dengan Tujuan Campaign
Target audiens tetap perlu dikaitkan dengan apa yang ingin dicapai campaign.
Campaign untuk membangun awareness dapat membutuhkan jangkauan yang lebih luas, sementara campaign dengan target yang lebih spesifik dapat berfokus pada area dengan konsentrasi audiens tertentu.
Tujuan tersebut membantu brand menentukan seberapa luas audiens yang perlu dijangkau dan media apa yang paling sesuai.
Baca Juga: OOH Media Planning: Cara Menyusun Campaign Sebelum Iklan Tayang
Kesimpulan
Menentukan target audiens OOH bukan sekadar mencari kelompok dengan jumlah terbesar. Brand perlu memahami siapa mereka, bagaimana aktivitasnya, ke mana mereka bergerak, dan di mana media memiliki peluang untuk bertemu dengan mereka.
Semakin jelas target audiensnya, semakin terarah pula pemilihan area, media, dan titik untuk campaign.
Masih bingung menentukan media OOH berdasarkan karakter audiens yang ingin dijangkau? Konsultasikan saja dengan ahlinya. Klik hubungi Warna Warni Media sekarang juga!
