Iklan di Gedung, Saat Bangunan Berubah Menjadi Media Brand

Iklan di Gedung, Saat Bangunan Berubah Menjadi Media Brand

Iklan di gedung membuat bangunan tidak lagi hanya menjadi bagian dari lanskap kota. Dengan ukuran yang besar dan posisi yang mudah terlihat, gedung dapat berubah menjadi media komunikasi yang membawa pesan brand ke tengah aktivitas masyarakat.

Mulai dari facade gedung yang dibalut visual campaign hingga videotron yang menyala di antara padatnya kawasan perkotaan, kehadiran iklan dapat membuat sebuah bangunan menjadi titik perhatian. 

Namun, ukuran bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Lokasi, karakter audiens, hingga bagaimana visual dilihat dari jalan juga ikut memengaruhi kekuatan media tersebut.

Baca Juga: 4 Jenis Reklame Komersial yang Bisa Digunakan untuk Bisnis

Gedung sebagai Media Iklan, Kenapa Menarik?

Gedung sebagai Media Iklan, Kenapa Menarik?

Gedung memiliki karakter yang berbeda dari media iklan luar ruang lainnya. Bangunan berada secara permanen di sebuah kawasan dan menjadi bagian dari aktivitas yang berlangsung di sekitarnya.

Ketika dimanfaatkan sebagai media OOH, karakter tersebut memberikan beberapa keuntungan bagi brand. Apa saja?

1. Memiliki Visibility yang Besar

Ukuran bangunan memberikan ruang visual yang lebih luas untuk menampilkan pesan brand. Pada gedung yang berada di kawasan strategis, iklan dapat terlihat dari berbagai titik dan jarak.

Namun, ukuran besar tetap harus didukung visibility yang baik. Arah hadap gedung, jarak pandang, hingga kemungkinan visual terhalang bangunan lain perlu diperhatikan sebelum menentukan media.

2. Hadir di Tengah Kawasan dengan Mobilitas Tinggi

Banyak gedung berada di kawasan bisnis, jalan utama, pusat perbelanjaan, atau area dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Kondisi tersebut membuat iklan memiliki peluang untuk bertemu dengan audiens sepanjang hari, baik pengendara, pengguna transportasi publik, pekerja kantoran, maupun orang yang beraktivitas di sekitar kawasan.

3. Menciptakan Visual Impact

Skala menjadi salah satu kekuatan utama iklan di gedung. Visual campaign yang memanfaatkan sebagian besar sisi bangunan dapat menciptakan pengalaman yang berbeda dibandingkan media dengan ukuran lebih kecil. 

Gedung tidak hanya menjadi tempat iklan dipasang, tetapi dapat menjadi bagian dari konsep kreatif campaign itu sendiri.

4. Memberikan Exposure Berulang

Gedung yang berada di jalur mobilitas rutin berpotensi dilihat oleh audiens yang sama secara berulang.

Seseorang yang melewati kawasan tersebut ketika berangkat dan pulang kerja, misalnya, dapat bertemu dengan pesan brand berkali kali selama periode campaign. Exposure seperti ini dapat membantu memperkuat pengenalan terhadap brand maupun pesan yang sedang dikomunikasikan.

Baca Juga: Apa Itu DOOH? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Jenis-Jenis Iklan di Gedung

Jenis-Jenis Iklan di Gedung

Pemanfaatan gedung sebagai media iklan tidak terbatas pada satu format. Bentuk media dapat disesuaikan dengan karakter bangunan, lokasi, kebutuhan campaign, dan ruang yang tersedia.

1. Building Wrap

Building wrap memanfaatkan bagian luar gedung sebagai area visual berukuran besar. Materi dapat menutup sebagian hingga area tertentu pada facade sehingga menciptakan tampilan yang dominan.

Format ini cocok ketika brand ingin membangun visual impact yang kuat dan menjadikan bangunan sebagai bagian dari pengalaman campaign.

2. Billboard pada Gedung

Billboard juga dapat ditempatkan pada bagian tertentu dari gedung yang memiliki visibility tinggi.

Dibandingkan building wrap, format ini menggunakan area yang lebih spesifik. Efektivitasnya sangat dipengaruhi posisi billboard, arah pandang, traffic, serta jarak audiens ketika melihat media.

3. Videotron

Videotron membawa unsur digital ke dalam pemanfaatan gedung sebagai media iklan.

Dengan kemampuan menampilkan gambar bergerak, video, dan beberapa materi secara bergantian, videotron memberikan fleksibilitas lebih besar dalam penyampaian pesan.

Videotron juga menjadi salah satu bentuk Digital Out of Home atau DOOH yang banyak digunakan di kawasan perkotaan.

4. Digital Signage

Media digital juga dapat ditempatkan pada area yang lebih dekat dengan aktivitas audiens, seperti lobby, lift, area tunggu, maupun ruang komersial di dalam gedung.

Berbeda dari media pada facade yang mengandalkan visibility dari jarak jauh, digital signage memungkinkan komunikasi berlangsung ketika audiens berada lebih dekat dengan layar.

Baca Juga: 5 Cara Memilih Lokasi Billboard yang Tepat, Tak Harus di Jalan Ramai!

Kesimpulan

Iklan di gedung memberikan kesempatan bagi brand untuk mengubah bagian dari lanskap kota menjadi media komunikasi. Skala bangunan, visibility, dan posisinya di tengah aktivitas masyarakat dapat menciptakan kehadiran brand yang sulit dilewatkan.

Namun, bangunan yang besar tidak selalu berarti media yang lebih efektif. Lokasi, karakter audiens, arah pandang, format media, dan pesan campaign tetap menjadi faktor penting dalam menentukan potensinya.

Gedung, lokasi, dan kreativitas dapat bekerja bersama sehingga bangunan tidak lagi sekadar menjadi tempat iklan dipasang, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman brand di ruang publik.

Ingin brand Anda ditempatkan di titik OOH yang sesuai dengan kebutuhan campaign? Jangan ragu, langsung saja klik hubungi Warna Warni Media untuk berkonsultasi secara langsung mengenai campaign OOH brand Anda!

Hubungi Team Kami

Dapatkan informasi tentang lokasi, penawaran spesial, strategi pemasangan billboard terbaik untuk mengembangkan bisnis anda ke level tertinggi. Isi form dibawah ini agar kami dapat membantu bisnis anda secepatnya.
Translate ยป