8 Cara Memaksimalkan Iklan Billboard di Pusat Perbelanjaan

8 Cara Memaksimalkan Iklan Billboard di Pusat Perbelanjaan

Iklan billboard di pusat perbelanjaan dapat membantu brand menjangkau audiens ketika mereka sedang berbelanja, makan, atau menghabiskan waktu di area komersial. Tingginya aktivitas pengunjung membuat pusat perbelanjaan menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk menjalankan campaign OOH.

Namun, berada di pusat perbelanjaan yang ramai saja belum cukup. Pemilihan titik, desain visual, pesan, hingga kesesuaian media dengan target audiens perlu diperhatikan agar billboard tidak sekadar terlihat, tetapi juga mampu menyampaikan pesan brand dengan baik.

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan iklan billboard di pusat perbelanjaan?

Baca Juga: Beriklan di Mall, Apa yang Membuat Media Ini Berbeda dari Billboard di Jalan?

Efektivitas billboard tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar medianya. Brand juga perlu melihat siapa yang akan melihat iklan, dari mana iklan terlihat, hingga berapa lama audiens memiliki kesempatan untuk menangkap pesannya.

1. Pilih Titik dengan Traffic Audiens yang Tinggi

Lokasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menjalankan campaign OOH. Di pusat perbelanjaan, setiap titik memiliki karakter traffic yang berbeda.

Area pintu masuk, eskalator, atrium, koridor utama, dan area menuju tenant populer dapat memiliki pergerakan audiens yang lebih tinggi dibandingkan area lainnya.

Namun, traffic tinggi bukan satu-satunya pertimbangan. Brand juga perlu memastikan bahwa karakter orang yang melewati titik tersebut sesuai dengan target audiens campaign.

Karena itu, jangan memilih titik hanya karena terlihat ramai. Perhatikan juga arah pergerakan, visibilitas media, serta profil audiens yang beraktivitas di area tersebut.

2. Sesuaikan Media dengan Posisi Audiens

Cara audiens melihat iklan di pusat perbelanjaan dapat berbeda pada setiap titik.

Media yang berada di depan eskalator, misalnya, memiliki kondisi pandang yang berbeda dengan media di koridor yang terus dilalui pengunjung. Begitu juga dengan media yang ditempatkan di atrium atau area tunggu.

Jarak pandang dan posisi audiens perlu menjadi pertimbangan ketika menentukan ukuran visual, jumlah teks, hingga elemen yang ingin ditonjolkan.

Semakin singkat kesempatan audiens melihat iklan, semakin sederhana pula pesan yang sebaiknya ditampilkan.

3. Gunakan Visual yang Mudah Menarik Perhatian

Cara Mengoptimalkan Iklan Billboard di Pusat Perbelanjaan

Pusat perbelanjaan dipenuhi berbagai stimulus visual, mulai dari storefront, signage, promosi tenant, hingga media iklan lainnya. Materi billboard perlu memiliki fokus visual yang jelas agar tidak tenggelam di tengah kondisi tersebut.

Logo, produk, headline, dan elemen utama sebaiknya tidak saling berebut perhatian. Desain yang terlalu ramai justru dapat membuat pesan utama lebih sulit ditangkap oleh audiens.

Baca Juga: Kenapa Billboard yang Terlalu Ramai Justru Sulit Diingat?

4. Buat Pesan yang Singkat dan Mudah Dipahami

Audiens tidak selalu memiliki waktu untuk membaca seluruh informasi pada billboard. Karena itu, pesan utama perlu dibuat singkat dan dapat dipahami dalam waktu relatif cepat.

Tentukan satu pesan yang paling ingin disampaikan. Brand tidak perlu memasukkan seluruh informasi produk, promo, maupun keunggulan dalam satu materi.

Headline yang kuat, visual yang relevan, dan identitas brand yang jelas dapat membuat pesan lebih mudah dipahami dibandingkan memenuhi bidang iklan dengan terlalu banyak informasi.

5. Sesuaikan Campaign dengan Karakter Pengunjung

Setiap pusat perbelanjaan memiliki karakter pengunjung yang berbeda. Ada pusat perbelanjaan yang banyak dikunjungi keluarga, pekerja kantoran, anak muda, hingga audiens dengan karakter konsumsi tertentu.

Hal tersebut perlu dipertimbangkan sebelum menentukan lokasi.

Campaign produk keluarga tentu dapat membutuhkan karakter lokasi yang berbeda dengan campaign fashion, otomotif, makanan, teknologi, atau produk premium.

Dengan memahami target audiens sejak awal, brand dapat memilih pusat perbelanjaan dan titik media yang lebih relevan dengan tujuan campaign.

6. Manfaatkan Media Digital Jika Sesuai dengan Campaign

Selain media statis, pusat perbelanjaan juga dapat memiliki media digital yang memungkinkan brand menampilkan video, animasi, maupun beberapa materi secara bergantian.

Media digital dapat menjadi pilihan ketika campaign membutuhkan materi yang lebih dinamis atau memiliki beberapa pesan yang ingin ditampilkan.

Namun, penggunaan media digital tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Media dengan teknologi lebih tinggi tidak otomatis memberikan hasil lebih baik apabila lokasi, pesan, dan target audiensnya kurang tepat.

7. Hubungkan Iklan dengan Aktivitas Brand di Mall

Salah satu keuntungan beriklan di pusat perbelanjaan adalah kedekatan media dengan berbagai aktivitas komersial.

Jika brand memiliki toko, booth, event, peluncuran produk, atau aktivitas promosi di lokasi yang sama, billboard dapat digunakan untuk memperkuat awareness sekaligus mengarahkan perhatian audiens terhadap aktivitas tersebut.

Pesannya pun dapat dibuat lebih kontekstual, misalnya dengan menginformasikan keberadaan toko, promo tertentu, atau aktivitas brand yang sedang berlangsung di area tersebut.

Dengan begitu, billboard tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari perjalanan audiens selama berada di pusat perbelanjaan.

8. Evaluasi Performa Campaign

Setelah campaign berjalan, evaluasi diperlukan untuk mengetahui apakah media dan lokasi yang dipilih sudah sesuai dengan tujuan awal.

Brand dapat melihat berbagai indikator sesuai objektif campaign, seperti exposure, traffic lokasi, respons terhadap CTA, kunjungan ke toko, penggunaan QR code, maupun metrik lain yang memang dirancang untuk diukur sejak awal.

Hasil evaluasi tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan lokasi, materi, atau strategi campaign OOH berikutnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengukur Efektivitas Billboard?

Kesimpulan

Ramainya pusat perbelanjaan memang memberikan peluang exposure yang besar, tetapi efektivitas campaign tetap bergantung pada bagaimana brand memanfaatkan lokasi tersebut.

Pemilihan titik perlu mempertimbangkan traffic dan karakter audiens. Materi iklan juga harus menyesuaikan jarak pandang, durasi perhatian, serta kondisi lingkungan di sekitar media.

Dengan menggabungkan lokasi yang tepat dan materi yang relevan, iklan di pusat perbelanjaan dapat menjadi bagian dari campaign OOH yang lebih terarah. 

Ingin agar brand Anda hadir di titik yang sesuai dengan target audiens? Hubungi Warna Warni Media untuk menemukan pilihan lokasi yang paling sesuai dengan kebutuhan campaign Anda!

Hubungi Team Kami

Dapatkan informasi tentang lokasi, penawaran spesial, strategi pemasangan billboard terbaik untuk mengembangkan bisnis anda ke level tertinggi. Isi form dibawah ini agar kami dapat membantu bisnis anda secepatnya.
Translate ยป